Di ujung kampung yang dipenuhi gerobak dan karung-karung besar berisi barang bekas, berdirilah sebuah mushola kecil. Letaknya di tengah kampung para pemulung—tempat di mana setiap pagi orang tua berangkat menyusuri jalan, memungut sisa-sisa yang dianggap tak berharga oleh banyak orang.
Mushola itu sederhana. Dindingnya mulai retak. Lantainya dingin dan sebagian sudah pecah. Saat hujan turun, air merembes dari atap yang bocor. Jika malam tiba, pencahayaannya redup, seadanya.

Namun dari tempat itulah, suara anak-anak belajar mengaji terdengar setiap sore.
Dengan pakaian sederhana dan tangan yang kadang masih menyisakan debu dari tempat orang tua mereka bekerja, anak-anak itu duduk berjejer. Mereka memegang iqra dan Al-Qur’an yang sudah lusuh. Sesekali mereka harus bergeser karena lantai yang lembap. Saat hujan deras, mereka harus berhenti mengaji karena air menetes tepat di atas tempat duduk mereka.
Tapi semangat mereka tidak pernah surut.
“Aku mau bisa baca Al-Qur’an lancar,” kata seorang anak kecil dengan mata berbinar.
“Aku ingin jadi guru ngaji,” sahut yang lain pelan.
Mushola kecil itu bukan sekadar bangunan. Ia adalah tempat mereka belajar mengenal Tuhan. Tempat mereka menemukan harapan di tengah kerasnya kehidupan. Tempat mereka merasa tenang, meski di luar sana hidup tak selalu ramah.
Sayangnya, kondisi bangunan yang semakin rapuh membuat kegiatan ibadah dan belajar mengaji tidak lagi nyaman. Karpet sudah tipis dan sobek. Atap bocor. Dinding mengelupas. Tempat wudhu pun seadanya.
Anak-anak kampung pemulung ini pantas mendapatkan tempat ibadah yang layak. Tempat yang aman, bersih, dan nyaman. Tempat di mana mereka bisa sujud tanpa khawatir kehujanan. Tempat di mana mereka bisa menghafal ayat demi ayat dengan tenang.

Renovasi mushola ini bukan hanya tentang memperbaiki dinding dan atap. Ini tentang membangun ruang harapan. Tentang menghadirkan cahaya di tengah keterbatasan. Tentang memastikan anak-anak di kampung pemulung punya tempat yang layak untuk tumbuh dalam iman dan ilmu.
Karena dari mushola kecil itulah, akan lahir generasi yang kuat, yang berakhlak, dan yang kelak mungkin akan mengubah nasib kampungnya.

Dan mungkin, lewat kebaikan kita, mushola itu akan berdiri lebih kokoh. Bukan hanya sebagai bangunan. Tetapi sebagai simbol bahwa mereka tidak sendiri.
| Tanggal | Donatur | Nominal |
|---|---|---|
| Total donasi offline | 0,- | |
Ayo ikut berkontribusi dalam gerakan #solusipeduli! Ajak lebih banyak orang untuk mewujudkan program kebaikan ini.
Jadi Fundraiser
Semoga anak2 makin rajin ke musolah dan jadi anak2 yg Soleh/ah
Semoga bermanfaat dan berkah untuk kita semua
Allah mudahkan dan lancarkan renovasi nya. Berkah untuk semuanya. Aamiin yaa robbal \'aalaa
Semoga apa yang selalu kita do\'akan dikabulkan oleh Allah SWT.. Amiin YRA
Semoga Jadi Penghapus Dosa Dan Segala Macam Penyakit serta berkah dan pahala Tanpa batas
Sedekah an Almh mama semoga aku & keluarga sehat rajin ibadah blimpah rezeki lunas hutang
Semoga Allah pertemukan kembali kita semua dengan bulan Ramadan di tahun depan aamiin.
Ya Allah kami mohon masukanlahhamba dan seluruh keluargaku kedalam surgamu firdaus aamiiin
Sehat
Semoga berkah