El Nino 2026 Menguat, Masyarakat Perlu Waspadai Kekeringan dan Karhutla
13 Agustus 2026 -El Nino 2026 mulai menjadi perhatian karena kondisinya terus menguat. El Nino merupakan fenomena iklim ketika suhu permukaan laut di wilayah tengah dan timur Samudra Pasifik menghangat sehingga dapat mengubah pola cuaca di Indonesia, termasuk mengurangi curah hujan. Tahun ini, peluang El Nino mencapai kategori sangat kuat mencapai 75 persen.
Kondisi tersebut berlangsung bersamaan dengan musim kemarau yang dapat memengaruhi ketersediaan air, pertanian, kesehatan, dan lingkungan. BMKG memprakirakan puncak musim kemarau 2026 umumnya terjadi pada Agustus sebesar 48,84 persen wilayah, kemudian September sebesar 25,41 persen. Karena itu, masyarakat perlu mulai memperhatikan kebutuhan air dan kondisi lingkungan di sekitar.
Dampak yang Perlu Diwaspadai
Salah satu risiko yang perlu kita perhatikan yaitu kekeringan. Zona merah kekeringan ekstrem mencakup seluruh Jawa, Bali, NTT, NTB, Sumatera Selatan, dan Lampung. Ketika hujan semakin jarang, masyarakat di wilayah tersebut dapat menghadapi keterbatasan air untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian.
Selain itu, kondisi kering dapat menyulitkan petani dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan. Karena itu, petani dapat menyesuaikan pola tanam dan mengatur penggunaan air sesuai kondisi wilayah masing masing.
Di sisi lain, lahan yang kering meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla. Jika kebakaran terjadi, asap dapat menurunkan kualitas udara dan mengganggu kesehatan, terutama bagi anak anak dan lansia.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, masyarakat dapat memulai dari langkah sederhana. Pertama, gunakan air sesuai kebutuhan. Kemudian, jaga kondisi tubuh saat cuaca panas dan hindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Selanjutnya, ikuti informasi cuaca dari BMKG agar kita dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi terkini.
Kebersamaan membuat langkah menjadi lebih ringan. Dengan bergerak bersama, kita dapat saling mendukung dan membantu masyarakat menghadapi kebutuhan selama musim kemarau.
Human Initiative membuka ruang kolaborasi untuk memperluas kebaikan dan mendukung masyarakat yang membutuhkan. Mari bergerak bersama melalui solusipeduli.org.