Tak Lagi Kesulitan Mencari Tempat Berteduh, Huntara dan Sumur Bor Bantu Penyintas Banjir di Desa Sunting
28 Juli 2026 -Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir 2025 mengubah kehidupan banyak keluarga di Desa Sunting, Kecamatan Bandar Pusaka. Banyak warga kehilangan rumah dan harus mengungsi selama berminggu minggu. Hingga memasuki masa pemulihan, kebutuhan tempat tinggal masih menjadi perhatian. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 26 Januari 2026, kebutuhan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang mencapai 2.646 unit. Data tersebut menunjukkan masih banyak keluarga yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Hunian Sementara dan Air Bersih untuk Penyintas Banjir
Melalui semangat #SumatraPulih, Human Initiative bersama Sahabat Inisiator mendukung proses pemulihan penyintas banjir di Desa Sunting. Human Initiative membangun 40 unit hunian sementara (huntara) dan menyediakan sumur bor agar warga memiliki tempat tinggal sementara sekaligus akses air bersih. Sebagian besar penerima hak program merupakan kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, lansia, dan masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas.

Hunian sementara membantu keluarga kembali menjalani aktivitas sehari hari, sementara sumur bor memudahkan warga memperoleh air bersih untuk memasak, mandi, mencuci, dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Salah satu penerima hak program, Rubiah, mengingat masa ketika keluarganya harus berpindah pindah tempat pengungsian sambil merawat anak yang sedang sakit.
“Kami membawa anak kami yang sedang tidak sehat dan mengungsi selama 26 hari. Untuk makan pun susah. Alhamdulillah Human Initiative cepat merespons, kami mendapat bantuan kebutuhan pokok, rumah sementara, dan air bersih. Bantuan itu sangat bermanfaat bagi kami dan masyarakat Desa Sunting,” kata Rubiah.

Pengalaman serupa dialami Putri Wahyuni, penyandang disabilitas berusia 26 tahun. Rumah yang ditempatinya bersama keluarga hanyut karena berada di dekat sungai. Putri bersama keluarganya mengungsi ke tempat yang lebih aman dan bertahan dengan keterbatasan kebutuhan dasar. Setelah menerima hunian sementara dan akses air bersih dari Human Initiative, keluarganya memiliki tempat untuk kembali beristirahat dan melanjutkan aktivitas sehari hari.
Mari Perluas Dampak Kebaikan
Semangat #SumatraPulih menunjukkan bahwa proses pemulihan membutuhkan kolaborasi dari banyak pihak. Setiap dukungan yang terhimpun membantu lebih banyak keluarga memperoleh tempat tinggal sementara, akses air bersih, dan kesempatan untuk kembali menata kehidupan.
Masih banyak keluarga yang membutuhkan dukungan serupa. Sahabat Inisiator dapat mengambil bagian dalam memperluas manfaat program kemanusiaan bersama Human Initiative melalui solusipeduli.org. Bersama, kita dapat memperluas dampak kebaikan agar semakin banyak keluarga memperoleh dukungan untuk melanjutkan proses pemulihan.