Kemandirian Pangan Pesantren di Sulawesi Tumbuh Lewat Inovasi Akuaponik
13 November 2025 -Abdul Hamid melihat peluang besar dari sesuatu yang tampak sederhana, yaitu lahan kosong di Pondok Pesantren Markaz Tarbiyah Amal Jamaatul Muslimin di Sulawesi Selatan. Ia memutuskan untuk memanfaatkan lahan itu agar menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang. Dengan tekad kuat dan semangat pemberdayaan, Abdul Hamid mengubah area tersebut menjadi pusat pertanian terpadu yang menumbuhkan kemandirian pangan di lingkungan pesantren.
Ia memperkenalkan sistem akuaponik yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman sayuran dalam satu ekosistem berkelanjutan. Bersama para santri, ia membangun instalasi sederhana, mengatur aliran air, dan menanam berbagai jenis sayur yang dapat dipanen secara berkala. Dari kegiatan itu, para santri memperoleh pengalaman langsung mengenai teknik bertani, cara menjaga keseimbangan alam, dan pentingnya kerja sama. Selain itu, mereka belajar menghargai proses dan memahami tanggung jawab dalam setiap tahapan kerja.
Kini pesantren berhasil mencukupi sebagian besar kebutuhan sayur, daging, dan ikan untuk kegiatan sehari-hari. Sementara itu, masyarakat sekitar juga ikut menikmati hasilnya. Beberapa warga berpartisipasi dalam pengelolaan pertanian dan mulai menerapkan sistem akuaponik di rumah mereka. Dengan demikian, kegiatan pertanian yang semula kecil berkembang menjadi ruang belajar yang produktif dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Abdul Hamid memandang pendidikan sebagai proses yang harus hidup dalam tindakan. Ia menegaskan bahwa ilmu akan berarti jika diterapkan untuk memberi manfaat bagi sesama. Oleh karena itu, melalui pertanian terpadu ini, ia membuktikan bahwa santri mampu berperan dalam memperkuat ketahanan pangan serta membangun kemandirian ekonomi di lingkungannya.
Langkah Abdul Hamid menggambarkan semangat Human Initiative yang terus mendorong perubahan sosial dari tingkat paling dekat dengan masyarakat. Pada akhirnya, kisah ini mengingatkan bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan dengan hati yang tulus.
Mari berkolaborasi dalam kebaikan bersama Human Initiative. Wujudkan perubahan bersama melalui solusipeduli.org.