Jakarta – Ramadan tahun ini terasa berbeda. Sebab kita melaluinya sambil melakukan social distancing, physical distancing, dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) lantaran adanya pandemi covid-19.
Tak jarang, beberapa orang harus berhenti bekerja karena di PHK. Tak jarang pula yang harus mendekam di rumah, tanpa ada penghasilan.

Melihat itu, perjuangan melawan pandemi Covid-19 masih terus dilakukan oleh semua pihak. Tak terkecuali, Lembaga Kemanusiaan juga turut ambil peran melakukan sejumlah repons kemanusiaan.

Seperti yang dilakukan oleh Human Initiative, yang menyalurkan bantuan kepada masyarakat prasejahtera di wilayah padat penduduk. Tepatnya di Lapak RT 003 RW 08, Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Kamis 7 Mei 2020.

Berdasarkan data yang diterima oleh Human Initiative, lapak RT 003 RW 08 merupakan wilayah padat penduduk. Di mana mayoritas dari mereka berprofesi sebagai pedagang keliling, buruh harian, dan pemulung.

 

Di wilayah yang berjumlah mencapai 135 KK atau 406 Jiwa, bantuan berupa paket bahan makanan telah disalurkan demi memenuhi kebutuhan Ramadan dan menyambut Lebaran.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini karena persediaan bahan makanan mereka mulai menipis. Sebagai informasi bahwa mayoritas warga kami di lapak ini berprofesi sebagai pedagang keliling, buruh harian dan pemulung,” ujar Ferdiansyah selaku Ketua RT 003 RW 08 Kelurahan Pengadegan.

“Mereka di Ramadan ini tidak bisa beraktivitas banyak akibat penerapan PSBB dan mereka ingin mudik juga tidak bisa. Sehingga mereka sangat bergantung kepada bantuan-bantuan seperti ini,” sambungnya.

Tentunya, sasaran wilayah ini dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah setempat. Seperti RT dan RW.

“Wilayah lapak RT 003 RW 08 ini merupakan Wilayah yang padat Penduduk dan ditambah mayoritas mereka adalah pekerja informal. Bantuan ini sangat tepat bagi mereka yang membutuhkan” tutup Sobari selaku Tim Program Human Initiative.

Ikut BERBAGI, Klik Disini