Situation Report #1 Banjir Aceh, 14.211 KK Terdampak
28 November 2025 -Hujan yang turun sejak Selasa 25 November 2025 mendorong luapan sungai di berbagai wilayah Aceh. Air memasuki permukiman, mengganggu akses jalan, dan membuat sejumlah keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Situasi ini berlangsung di sepuluh kabupaten dan kota, mulai dari Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, Lhokseumawe, Langsa, Aceh Tamiang, hingga Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, dan Gayo Lues. Di beberapa titik, ketinggian air mencapai 2 hingga 3 meter, bahkan di Gayo Lues mencapai sekitar 3 meter.
Warga di Aceh Utara menghadapi banjir yang merendam rumah, fasilitas umum, dan lahan pertanian. Daerah ini mencatat lebih dari 2.000 KK atau 3.578 jiwa terdampak, serta jumlah pengungsi mencapai 1.754 jiwa. Di Aceh Timur, 4.890 KK atau 18.211 jiwa terdampak dan sebagian keluarga menyesuaikan aktivitas harian di tengah genangan. Bireuen melaporkan 956 KK atau 2.272 jiwa terdampak, dengan genangan mencapai 75–100 cm di beberapa titik yang mengganggu akses Jalinsum. Aceh Singkil menjadi wilayah dengan terdampak terbesar, yaitu 6.109 KK atau 22.232 jiwa. Selain itu, longsor terjadi di Aceh Selatan dan Aceh Singkil, menutup jalur penghubung dan mempersulit mobilitas warga. Di Gayo Lues, sekitar 80 persen permukiman di Uyem Beriring terendam, rumah warga hanyut, dan sawah siap panen rusak. Peristiwa ini juga mengakibatkan satu warga di Aceh Utara meninggal akibat tersengat listrik. Secara keseluruhan, total terdampak mencapai 46.903 jiwa dengan 1.807 jiwa mengungsi.
Baca lebih lanjut di Situation Report #1 Banjir Aceh
Aksi Human Initiative
Human Initiative segera bergerak mendampingi warga sejak laporan banjir pertama diterima. Tim lapangan meninjau sejumlah wilayah terdampak untuk memahami kondisi secara langsung dan memastikan kebutuhan mendesak tercatat dengan jelas. Kami berkoordinasi dengan BPBA, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lain agar langkah respon berjalan terarah dan tepat sasaran.
Melalui asesmen di lapangan, Human Initiative memetakan kebutuhan penyintas seperti makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan dasar lainnya. Pemantauan wilayah rawan tetap menjadi perhatian, termasuk kesiapan distribusi bantuan ke titik-titik yang masih sulit dijangkau. Seluruh proses kami jalankan dengan prinsip profesional, akurat, dan menghormati martabat penyintas.
Human Initiative mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam respon kemanusiaan ini. Setiap dukungan yang Anda berikan akan membantu keluarga yang sedang berusaha memulihkan kehidupan mereka setelah banjir.
Mari mendampingi saudara-saudara kita di Aceh dan ambil peran dalam pemulihan mereka. Wujudkan kontribusi terbaik Anda melalui solusipeduli.org.
Baca lebih lanjut di Situation Report #1 Banjir Aceh