Situation Report #5 Gempa Bumi Nusa Tenggara Timur
26 Agustus 2026 -Gempa bumi di Nusa Tenggara Timur masih berdampak pada masyarakat. Hingga Senin, 24 Agustus 2026 pukul 11.00 WITA, tercatat 72 orang meninggal dunia, 900 orang luka-luka, dan 82.691 warga mengungsi. Sebanyak 18.019 kepala keluarga terdampak. Gempa juga merusak 29.001 rumah, terdiri dari 11.699 rumah rusak berat, 6.542 rusak sedang, dan 10.760 rusak ringan.
Gempa turut merusak sejumlah fasilitas publik, yaitu 804 fasilitas pendidikan, 237 fasilitas kesehatan, 257 perkantoran, 116 fasilitas umum, dan 195 rumah ibadah. Dampak juga terjadi pada satu pasar, satu gudang BULOG, dan sembilan fasilitas irigasi. Sementara itu, gempa susulan masih terjadi. Masyarakat perlu berhati-hati dan tidak kembali ke bangunan yang mengalami keretakan sebelum melakukan asesmen keamanan bangunan.
Sejumlah infrastruktur mulai kembali berfungsi. BPJN memulihkan sembilan ruas jalan nasional, termasuk delapan ruas Trans Flores dan satu ruas Ruteng–Reo–Kedindi. PLN juga memulihkan kelistrikan Flores Bagian Timur dan Barat hingga 100 persen. Pemerintah mengaktifkan Pospenas di Labuan Bajo dan Maumere untuk mendukung koordinasi penanganan bencana.
Baca lebih lanjut di Situation Report #5 Gempa Bumi Nusa Tenggara Timur.
Aksi dan Respons Human Initiative
Human Initiative turut mendukung penanganan di lapangan melalui distribusi bantuan dan penguatan akses logistik. Human Initiative menggunakan jalur laut Kupang–Ende untuk mengirim bantuan. Dari Ende, tim menyiapkan 200 bedding kits dan 200 paket sembako untuk Nagekeo dan Mbay. Di Sikka dan Nagekeo, Human Initiative menyalurkan hygiene kits, pakaian layak pakai, tenda pengungsi, dan sembako.
Human Initiative juga mengoperasikan Dapur Umum untuk memenuhi kebutuhan makanan penyintas, terutama balita, ibu hamil, dan lansia. Pos Response Utama di Ende dan Ruteng serta Pos Aju di Mbay dan Reo mendukung koordinasi bantuan. Relawan HIVE NTT melakukan Rapid Needs Assessment berbasis BNBA, sementara WiFi portable membantu mendukung komunikasi di posko dan wilayah dengan gangguan jaringan.
Selanjutnya, Human Initiative akan memetakan kebutuhan air bersih di Nagekeo dan Manggarai, menyiapkan dapur lapangan, serta menyalurkan dignity kit dan parcel kit di enam desa Kecamatan Aesesa. Tim juga akan melanjutkan penyaluran 200 bedding kits dan 200 paket sembako, memperkuat jaringan HIVE, serta mendukung kebutuhan WASH.
Mari ambil bagian membantu masyarakat terdampak gempa NTT bersama Human Initiative melalui solusipeduli.org.
Baca lebih lanjut di Situation Report #5 Gempa Bumi Nusa Tenggara Timur.