Tak Sekadar Pilih Hewan, Human Initiative Berangkatkan Tim QC untuk Kawal Qurban dari Kandang hingga Distribusi
21 Mei 2026 -Sahabat Inisiator, saat Iduladha mendekat, banyak orang mulai memilih hewan qurban dan menyiapkan ibadah terbaiknya. Dalam Sebar Qurban, Human Initiative memulai proses qurban jauh sebelum hari penyembelihan. Tim dan peternak menjaga kondisi hewan sejak masa pemeliharaan agar ternak tetap sehat dan sesuai syariat.
Kesiapan tersebut juga terlihat dalam kegiatan Pelepasan Tim Quality Control (QC) Sebar Qurban 2026 pada Selasa, 19 Mei 2026 di Kantor Pusat Human Initiative. Kegiatan ini menjadi langkah Human Initiative untuk menjaga kualitas hewan qurban sekaligus memastikan proses distribusi berjalan dengan baik di berbagai wilayah.
Para peternak merawat hewan qurban setiap hari. Mereka mengatur pakan, membersihkan kandang, dan memantau kondisi ternak secara rutin. Proses ini membantu hewan tumbuh dengan baik hingga waktu qurban tiba.
Tim Quality Control Datang Langsung ke Peternakan
Human Initiative menurunkan tim QC menjelang hari penyembelihan untuk mengecek kondisi fisik hewan, memeriksa usia ternak, dan melihat proses pemeliharaan yang peternak jalankan di lapangan.
Sebelum turun langsung ke peternakan, tim QC juga melakukan pengecekan sejak jauh hari melalui aplikasi SIMAQ milik Human Initiative. Melalui sistem tersebut, para mitra mengunggah data dan kondisi hewan qurban secara berkala sehingga tim dapat memantau perkembangan ternak sejak masa pemeliharaan.

Novianti Prihatiningsih selaku Vice Leader Program Sebar Qurban 2026 di fungsi program dan support menjelaskan bahwa tim Quality Control tidak hanya fokus pada kondisi hewan, tetapi juga menjaga seluruh proses qurban tetap sesuai standar.
“Tim QC memastikan hewan qurban sudah sesuai syariat, sehat, tidak cacat, dan bobotnya sesuai dengan yang Human Initiative akadkan bersama donor. Selain itu, tim juga memastikan mitra memahami standar penyediaan hewan, proses pemotongan, hingga pendistribusian agar daging qurban sampai kepada penerima manfaat dalam kondisi aman dan layak konsumsi,” ujar Novianti.
Human Initiative juga melibatkan dokter hewan dalam setiap tahapan pemeriksaan dan berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI). Dokter hewan membantu memastikan kondisi ternak tetap sehat, bebas dari penyakit, serta layak untuk proses qurban. Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, dokter hewan memantau kondisi fisik hewan, mengecek tanda-tanda penyakit, dan membantu memberikan rekomendasi perawatan kepada peternak selama masa pemeliharaan.
Selain memastikan kesehatan hewan, tim QC juga mengawal proses pemotongan dan pendistribusian agar daging qurban tetap aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Peternak, dokter hewan, tim lapangan, dan masyarakat bergerak bersama dalam program Sebar Qurban. Dari proses itulah manfaat qurban dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan lebih banyak penerima manfaat.
Mari lanjutkan kebaikan qurban bersama Human Initiative melalui solusipeduli.org dan ikut memperluas dampak qurban bagi masyarakat di berbagai wilayah.